Portal Online Koe

‘From Print Goes to Online’ itu merupakan kalimat yang setiap kali saya ucapkan ketika saya menelepon klien ataupun bertemu langsung dengan klien. Dengan konsentrasi pada dua portal online, saya merasakan sulitnya memperkenalkan media online ini pada klien yang belum aware terhadap perkembangan dunia online.

Walaupun dunia online ini merupakan dunia yang sama skali baru untuk saya, tetapi saya terus belajar untuk bisa selangkah lebih maju atau bahkan beberapa langkah lebih maju dibandingkan orang-orang yang sama skali tidak mau tau tentang dunia ini.

Menariknya banyak sekali kreasi yang bisa ditampilkan pada portal-portal online kami, hanya saja segelintir individu tersebut memang belum terbuka matanya untuk melihat gebrakan dari portal online kami dan mungkin saja ketika mereka menyadari kekuatan portal online kami, mereka akan sangat menyesal karena mereka keduluan oleh orang lain dan ini bukan salah saya tentunya karena saya sudah memperkenalkan portal online kami kepada mereka namun mereka yang tidak mau menjalin hubungan dengan portal online kami, hehe…

To all peoples…, segeralah menyadari bahwa portal-portal online kami akan cepat menyebar seperti virus yang tidak ada obatnya apabila anda sudah terinjeksi virus tersebut.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello My New World

Sore-sore datang surat undangan yang dibawa oleh salah seorang petugas HRD ke meja kerja saya. Setelah saya baca, undangan itu mengenai Pelatihan Pengelolaaan Blog dan Komunitas. Hhmmm…sesaat saya berpikir, wah apaan nih, ga ngerti deh. Dan tibalah hari pelatihan itu dan ternyata memang saya ga ngerti bahkan tidak tersentuh sama skali oleh yg namanya blog, walaupun saya sering mendengar kata tersebut.

Ketika disuruh nulis di blog, panik lah diriku, hehe. Tapi akhirnya bisa nulis juga di blog dgn bantuan Purwo, tapi tetep tulisan ku tidak terdaftar oleh Mas Antyo Rentjoko (pembicara dalam pelatihan ini), hiks.

Sampai sekarang sih masih belum terlalu bisa ngebayangin fungsi penerapan blog pada portal-portal yang dimiliki perusahaan dimana saya bekerja, karena memang masih dalam tahap pengembangan. Tapi apapun bentuknya, saya berharap dengan terbentuknya komunitas pada portal-portal di perusahaan tempat saya bekerja, portal-portal tersebut akan rame terus dan memudahkan pekerjaan saya, hehe.

Dari mulai saya bekerja sampai pelatihan hari ini, semua yang hadapi adalah hal-hal baru yang sama sekali belum pernah saya lakukan sebelumnya.  Namun saya enjoy saja menjalaninya dengan pikiran bahwa semua yang saya terima merupakan asset untuk saya di masa mendatang termasuk pelatihan dua hari ini, dimana pembicaranya merupakan orang yang sangat terkenal di dunia blogger dan teman saya Zamroni pun sangat mengagumi Mas Antyo. ^.^

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Trend Web 2.0

Mengutip tulisan dari Merry Magdalena pada sinarharapan.co.id, “Tim O’Reilly, pendiri O’Reilly media adalah yang pertama kali menggagas istilah Web 2.0. Definisi dari Web 2.0 ini adalah generasi kedua dari layanan berbasis Web yang memungkinkan kolaborasi online dan saling berbagi.”

Berdasarkan sumber-sumber yang saya ketahui, web 2.0 menitikberatkan pada interaksi yang terjadi secara dua arah pada jalinan sosial yang melibatkan para pengguna web 2.0 tersebut. Bicara mengenai interaksi yang terjadi secara dua arah dimana ada feedback yang terjadi dalam interaksi web 2.0 tersebut, saya melihatnya bukan sebagai suatu trend yang amat sangat mencengangkan, karena terlepas dari semua kemajuan teknologi tersebut, interaksi dua arah sudah terjadi pada kehidupan sosial manusia beribu-ribu tahun silam.

Setiap manusia hidup yang normal tidak hidup dalam keadaaan yang vakum dimana tidak ada interaksi di dalam kehidupannya, mereka selalu berinteraksi dengan individu lainnya bahkan dengan diri sendiri pun dia berinteraksi, itulah sebabnya manusia disebut sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya.

 Beralih ke web 2.0 yang sedang ramai dibicarakan, menurut saya wajar saja hal itu kemudian menjadi trend belakangan ini, karena interaksi sesama makhluk sosial itu merupakan kebutuhan dari para individu dan web 1.0 tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan para individu tersebut untuk saling berinteraksi dengan yang lainnya.

 Namun yang menjadi pertanyaan saya seiring dengan bertambahnya informasi yang saya peroleh mengenai web 2.0, apa dasarnya bahwa sebuah website bisa dikatakan mengusung konsep web 2.0, apakah dengan menyediakan fasilitas untuk memberikan komentar pada website tersebut sudah bisa dikatakan berkonsep web 2.0??   

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Konvergensi Media

Konvergensi Media yang mengusung konsep penyatuan berbagai layanan informasi dalam satu piranti informasi membuat satu gebrakan digitalisasi yang tidak bisa dibendung lagi arus informasinya. Informasi berkembang dengan sangat cepat dan tanpa ada batas yang bisa menghalangi individu terkena terpaan arus informasi tersebut (exposure). Media konvensional, misalnya media cetak, bukan tidak mungkin akan mati di masa mendatang nanti akibat dari kebutuhan informasi yang semakin cepat dari individu-individu yang tidak mungkin bisa dipenuhi oleh media cetak akibat keterbatasan yang dimiliki media cetak. Ketika semua orang berbondong-bondong untuk memilih media digital yang lebih efisiensi untuk mendapatkan informasi, secara otomatis segala macam bentuk periklanan juga akan beralih ke media digital karena tuntutan dari konsumen tersebut. Apakah kita harus terus diam melihat perubahan yang terjadi pada arus informasi tersebut seperti katak dalam tempurung atau kita harus secara positif menerima segala perubahan yang terjadi dengan pikiran yang lebih terbuka untuk menerima kemajuan perkembangan teknologi??

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Selamat Datang di dagdigdug

Selamat Datang di dagdigdug.com. Ini posting pertamamu , Ekspresikan perasaanmu. Ngebloglah sekarang juga !

Posted in Uncategorized | 1 Comment